Perdana! Muatan Lokal Bahasa Kutai Resmi akan Diujikan dalam Ujian Satuan Pendidikan di Kutai Timur Tahun 2026
SANGATTA – Suasana berbeda tampak dalam kegiatan Penyusunan Soal Ujian Satuan Pendidikan (USP) Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di Five Styles, Kutai Timur. Jika biasanya saya berfokus pada penyusunan kisi-kisi dan naskah soal Pendidikan Agama Islam (PAI), tahun ini saya (Arbani) mendapatkan amanah baru yang cukup menantang sekaligus membanggakan. Tahun ini, saya dipercaya untuk menyusun kisi-kisi dan naskah soal Muatan Lokal (Mulok) Bahasa Kutai. Penunjukan ini bukan tanpa alasan; sebagai salah satu penulis buku paket Mulok Bahasa Kutai, tanggung jawab ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas evaluasi pembelajaran bahasa daerah di tingkat satuan pendidikan.
Terobosan Baru: Bahasa Kutai Masuk USP
Momentum ini menjadi sejarah baru bagi kurikulum daerah, karena Muatan Lokal Bahasa Kutai secara resmi baru mulai diujikan dalam Ujian Satuan Pendidikan (USP) pada tahun ini. Hal ini merupakan langkah besar mengingat buku penunjang Mulok Bahasa Kutai sendiri saat ini sudah rampung dan tersedia secara lengkap untuk jenjang Kelas 1 hingga Kelas 6. Kehadiran mata pelajaran ini dalam ujian formal diharapkan mampu memperkuat identitas kultural generasi muda di Kutai Timur agar lebih mencintai bahasa daerahnya. Selain itu, standarisasi soal yang disusun secara matang akan menjadi tolok ukur sejauh mana efektivitas pelestarian budaya daerah dalam sistem pendidikan formal.
Perubahan Struktur dan Proporsi Materi
Berbeda dengan pelaksanaan tahun lalu yang hanya menitikberatkan pada materi kelas akhir, USP tahun ini menerapkan skema pemetaan materi yang lebih komprehensif. Berdasarkan regulasi terbaru, materi diambil dari akumulasi pembelajaran kelas 5 dan 6 dengan rincian: Kelas 5 (Semester I & II): Masing-masing 20%, Kelas 6 (Semester I): 20% Kelas 6 (Semester II): 40% Sesuai dengan data teknis, soal Bahasa Kutai terdiri dari 30 soal Pilihan Ganda (PG) dan 5 soal Uraian. Tingkat kesulitan pun diatur secara proporsional demi menjamin validitas ujian, yakni 30% soal mudah, 50% soal sedang, dan 20% soal sulit.
Untuk jumlah soal masing pelajaran dapat dilihat dari tabel berikut ini:
PEMETAAN MATERI USP
TAHUN PELAJARAN 2025/2026
| No | Mata Pelajaran | PG | Uraian | V/1 (%) | V/2 (%) | VI/1 (%) | VI/2 (%) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Pendidikan Agama | 40 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
| 2 | Pendidikan Pancasila | 40 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
| 3 | Bahasa Indonesia | 35 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
| 4 | Matematika | 30 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
| 5 | IPAS | 40 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
| 6 | PJOK | 40 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
| 7 | Bahasa Inggris | 40 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
| 8 | Seni | 40 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
| 9 | Muatan Lokal | 30 | 5 | 20 | 20 | 20 | 40 |
Kegiatan penyusunan kisi-kisi dan soal ujian satuan pendidikan ini dilaksanakan dari hari Senin-Kamis, tanggal 2 s.d 5 Februari 2026. Diikuti oleh 44 orang peserta. Dibuka secara resmi oleh Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Bapak Slamet Riyanto. Hadir pula memberikan sambutan dan arahan kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur, Bapak Moh. Syaiful Imron. Turut hadir beberapa Pengawas diantaranya Bapak Marthinus Arruan dan Bapak Ding Njuk serta Bapak Jamaluddin. Serta dihadiri oleh beberapa Kepala Sekolah.
