Mari Mengenal Surah Al-A'la
Pengantar
Surah
Al-A'la adalah salah satu surah dalam Al-Qur'an yang sering kita dengar.
Biasanya Imam membaca surah ini saat salat Jumat atau salat Ied. Nama Al-A'la
artinya "Yang Maha Tinggi", yaitu salah satu nama Allah SWT. Surah
ini mengajarkan kita tentang kebesaran Allah SWT. Yuk, kita pelajari bersama!
1. Allah
Menjaga Hafalan Nabi Muhammad SAW
Di awal
menjadi nabi, Rasulullah SAW khawatir lupa dengan ayat-ayat Al-Qur'an yang baru
saja disampaikan oleh malaikat Jibril. Makanya, beliau cepat-cepat mengulang
dan menghafalnya.
Allah
SWT kemudian menenangkan Rasulullah dengan firman-Nya:
"Kami
akan membacakan (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) sehingga engkau tidak akan
lupa." (QS. Al-A'la: 6)
Ini
adalah janji Allah bahwa Nabi Muhammad SAW tidak akan lupa Al-Qur'an. Luar
biasa, kan? Allah menjaga hafalan beliau.
Tapi ada
lanjutannya: "kecuali jika Allah menghendaki." (QS. Al-A'la:
7)
Artinya,
kalau Allah memang berkehendak, bisa saja ada ayat yang "dilupakan".
Tapi ini bukan karena Allah lupa ya, melainkan karena ada hikmah atau pelajaran
penting. Misalnya, ada hukum lama yang diganti dengan hukum baru yang lebih
baik.
Janji
Allah ini menunjukkan bahwa Dia Maha Tinggi dan Maha Kuasa atas segala sesuatu,
bahkan atas ingatan kita.
2.
Keadaan Mengerikan di Neraka
Surah
Al-A'la juga mengingatkan kita tentang orang-orang yang tidak mau percaya
kepada Allah. Mereka akan masuk neraka dan mengalami siksaan yang sangat berat:
"Selanjutnya
dia di sana tidak mati dan tidak (pula) hidup." (QS.
Al-A'la: 13)
Bayangkan,
di neraka orang tidak bisa mati untuk mengakhiri penderitaannya, tapi juga
tidak bisa hidup dengan tenang. Ada pepatah lama yang menggambarkan kondisi
ini: "Hidup segan, mati tak mau."
Ini
menunjukkan betapa dahsyatnya kekuasaan Allah. Hanya Allah Yang Maha Tinggi
yang bisa membuat keadaan seperti ini. Semoga kita semua dilindungi dari
neraka.
3. Allah
Menciptakan Segala Sesuatu dengan Sempurna
Surah
Al-A'la mengajak kita melihat bukti kebesaran Allah di alam semesta. Allah
berfirman:
"Yang
menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya), yang menentukan kadar
(masing-masing) dan memberi petunjuk." (QS.
Al-A'la: 2-3)
Ayat ini
menjelaskan cara Allah menciptakan segala sesuatu:
- Menciptakan: Allah menciptakan semua makhluk dari
yang tidak ada menjadi ada
- Menyempurnakan: Ciptaan Allah dibuat dengan sempurna,
tidak ada yang cacat
- Menentukan kadar: Allah memberi ukuran, fungsi, dan aturan
untuk setiap ciptaan-Nya
- Memberi petunjuk: Allah membimbing setiap makhluk untuk
menjalankan tugasnya
Contohnya:
- Burung diberi sayap
untuk terbang dan insting untuk membuat sarang
- Lebah tahu cara membuat
madu tanpa ada yang mengajari
- Manusia diberi akal dan
Al-Qur'an sebagai petunjuk
Semua
ini membuktikan bahwa Allah Maha Tinggi dan Maha Cerdas dalam menciptakan alam
semesta.
4. Arti
Sukses yang Sebenarnya
Di zaman
sekarang, banyak orang berpikir sukses itu artinya punya banyak uang atau
barang mewah. Tapi Surah Al-A'la mengajarkan arti sukses yang berbeda:
"Sungguh
beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman), dan mengingat nama
Tuhannya, lalu dia salat." (QS.
Al-A'la: 14-15)
Jadi,
orang yang benar-benar sukses adalah:
- Menyucikan diri: Membersihkan hati dari sifat buruk
seperti sombong, iri hati, dan durhaka kepada Allah
- Mengingat Allah: Selalu ingat dan bersyukur kepada Allah
dalam keadaan apapun
- Salat: Melakukan salat dengan baik sebagai
bukti kita tunduk kepada Allah Yang Maha Tinggi
Sayangnya,
banyak orang lebih memilih mengejar kesenangan dunia dan melupakan akhirat.
Padahal, kehidupan di akhirat jauh lebih panjang dan lebih penting daripada
kehidupan di dunia.
5.
Ajaran yang Sama Sejak Zaman Nabi Ibrahim dan Nabi Musa
Di akhir
surah, Allah memberitahu kita bahwa ajaran ini bukan hal baru:
"Sesungguhnya
ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu, (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan
Musa." (QS. Al-A'la: 18-19)
Artinya,
ajaran untuk menyembah Allah Yang Maha Tinggi, membersihkan hati, dan
mempersiapkan akhirat sudah diajarkan sejak zaman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Musa
AS.
Nabi
Muhammad SAW diutus untuk mengingatkan kembali ajaran ini kepada manusia yang
sudah lupa. Jadi, semua nabi mengajarkan hal yang sama: percaya kepada Allah
Yang Maha Esa dan berbuat baik.
Kesimpulan
Surah
Al-A'la mengajarkan kita tentang kebesaran Allah Yang Maha Tinggi melalui:
- Janji-Nya yang menjaga
Al-Qur'an tetap terpelihara
- Kekuasaan-Nya yang
sempurna atas segala sesuatu
- Kepintaran-Nya dalam
menciptakan alam semesta
- Petunjuk tentang arti
sukses yang sebenarnya
- Pengingat bahwa ajaran
ini sudah ada sejak dulu
Mari kita renungkan: pelajaran mana dari Surah Al-A'la yang paling penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari?