LATIHAN SOAL SUMATIF PAI KELAS 5 BAB 6 MATERI: SURAH AL BAQARAH AYAT 256 DAN ALI IMRAN AYAT 64
Bagian A: Surah Al-Baqarah Ayat 256 (25 Soal)
1. Surah Al-Baqarah ayat 256 terletak di dalam Juz
ke...
a) 1
b) 2
c) 3
d) 4
2. Potongan ayat "Laa ikraaha fid-diin"
memiliki arti...
a) Tidak ada keraguan dalam agama
b) Tidak ada paksaan dalam agama
c) Tidak ada perselisihan dalam agama
d) Tidak ada kesukaran dalam agama
3. Alasan utama mengapa tidak ada paksaan dalam
agama menurut ayat ini adalah...
a) Karena semua manusia sudah beriman
b) Karena agama bersifat pribadi
c) Karena kebenaran telah jelas dari kesesatan
d) Karena Allah tidak membutuhkan penyembah
4. Kata "Ar-Rusyd" dalam konteks ayat
256 berarti...
a) Kesesatan yang nyata
b) Kekuatan fisik
c) Jalan kebenaran atau petunjuk
d) Keragu-raguan
5. Lawan kata dari "Ar-Rusyd" yang
disebutkan dalam ayat tersebut adalah...
a) Al-Kufru
b) Al-Ghayy
c) Al-Fasiqun
d) Al-Munaafiqun
6. Apa yang dimaksud dengan "Thaghut"?
a) Nama salah satu malaikat
b) Segala sesuatu yang disembah selain Allah
c) Orang yang taat beribadah
d) Kitab suci umat terdahulu
7. Syarat seseorang dikatakan telah berpegang pada
tali yang sangat kokoh menurut ayat ini adalah...
a) Beramal saleh sebanyak-banyaknya
b) Ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada
Allah
c) Menghafal seluruh isi surah Al-Baqarah
d) Melakukan dialog antar umat beragama
8. Istilah "Al-'Urwatul Wutsqa" secara
bahasa berarti...
a) Jalan yang lurus
b) Cahaya yang terang
c) Tali yang sangat kuat/kokoh
d) Benteng yang tinggi
9. Sifat "Al-'Urwatul Wutsqa" dijelaskan
dalam ayat tersebut dengan kalimat "lan-fishaama lahaa", yang
artinya...
a) Tidak akan putus
b) Tidak akan terlihat
c) Tidak akan berubah
d) Tidak akan hilang
10. Sifat Allah yang menutup ayat 256 surah
Al-Baqarah adalah...
a) Maha Pengampun dan Maha Penyayang
b) Maha Perkasa dan Maha Bijaksana
c) Maha Mendengar dan Maha Mengetahui
d) Maha Pemurah dan Maha Pemberi
11. "Sami'un 'Alim" berarti Allah Maha...
a) Melihat dan Mendengar
b) Mendengar dan Mengetahui
c) Mengetahui dan Bijaksana
d) Kuasa dan Mengetahui
12. Hikmah di balik prinsip "tidak ada paksaan
dalam agama" adalah...
a) Membiarkan orang berbuat syirik
b) Agar keimanan didasari oleh kesadaran dan
ketulusan hati
c) Mempermudah orang untuk keluar masuk agama
d) Menunjukkan bahwa semua agama adalah sama
13. Bagaimana cara seseorang "mengingkari
Thaghut" dalam kehidupan sehari-hari?
a) Menjauhi segala bentuk kemusyrikan dan
ramalan
b) Memusuhi orang yang berbeda keyakinan
c) Tidak mau bersosialisasi dengan lingkungan
d) Menghancurkan simbol-simbol agama lain
secara paksa
14. Siapa yang dimaksud dengan "orang yang
berpegang teguh pada tali Allah"?
a) Orang yang hanya berdoa tanpa usaha
b) Orang yang konsisten menjalankan syariat
Islam
c) Orang yang memiliki tali secara fisik
d) Orang yang selalu ragu dalam beragama
15. Ayat 256 surah Al-Baqarah sering disebut
sebagai landasan Islam dalam hal...
a) Kewajiban berperang
b) Toleransi dan kebebasan beragama
c) Tata cara pembagian zakat
d) Hukum pernikahan
16. Arti kata "Faman yakfur" dalam ayat
tersebut adalah...
a) Maka siapa yang beriman
b) Maka barangsiapa yang ingkar
c) Maka barangsiapa yang bersyukur
d) Maka siapa yang merugi
17. Mengapa kebenaran (Ar-Rusyd) dikatakan sudah
jelas?
a) Karena Allah telah menurunkan wahyu dan akal
untuk membedakan
b) Karena semua manusia memiliki pendapat yang
sama
c) Karena dunia ini sudah tua
d) Karena tidak ada lagi godaan setan
18. Dalam ayat 256, Allah menegaskan bahwa Dia
"Maha Mendengar", artinya Allah mendengar...
a) Perkataan yang keras saja
b) Janji, doa, dan ikrar keimanan hamba-Nya
c) Hanya pembicaraan orang beriman
d) Suara alam semesta tanpa manusia
19. Konsekuensi bagi orang yang berpegang pada
"Al-'Urwatul Wutsqa" adalah...
a) Mendapatkan kekayaan di dunia
b) Mendapatkan jaminan keselamatan dan
perlindungan Allah
c) Tidak akan pernah diuji dengan kesulitan
d) Menjadi pemimpin di bumi
20. Sikap yang tepat saat mengajak orang lain
kepada Islam berdasarkan ayat ini adalah...
a) Mengancam agar cepat masuk Islam
b) Memberikan penjelasan yang baik dan santun
c) Membayar orang agar mau beriman
d) Memaksa anggota keluarga secara keras
21. "Tali yang tidak akan putus"
merupakan perumpamaan bagi keimanan yang...
a) Biasa saja
b) Mudah goyah
c) Kokoh dan menyelamatkan
d) Hanya di lisan
22. Objek yang didengar oleh Allah (As-Sami') dalam
konteks ayat ini meliputi...
a) Langkah kaki manusia
b) Syahadat dan pengakuan iman seseorang
c) Bunyi benda jatuh
d) Suara di dalam laut saja
23. Mengapa iman tanpa mengingkari Thaghut dianggap
belum sempurna?
a) Karena tauhid menuntut kemurnian ibadah
hanya kepada Allah
b) Karena Thaghut adalah kawan manusia
c) Karena beriman saja sudah cukup
d) Karena Thaghut tidak nyata
24. Hubungan antara "akal" dan
"Ar-Rusyd" adalah...
a) Akal tidak diperlukan dalam agama
b) Akal adalah sumber utama di atas wahyu
c) Akal digunakan untuk memahami kejelasan
petunjuk Allah
d) Akal hanya digunakan untuk urusan dunia
25. Pesan utama dari ayat 256 surah Al-Baqarah
adalah...
a) Kewajiban menghukum orang kafir
b) Larangan berdiskusi agama
c) Kemurnian tauhid dan penghormatan terhadap
pilihan keyakinan
d) Pentingnya mencari harta yang halal
Bagian
B: Surah Ali Imran Ayat 64 (25 Soal)
26. Surah Ali Imran merupakan surah ke-... dalam
Al-Qur'an.
a) 2
b) 3
c) 4
d) 5
27. Arti dari nama surah "Ali Imran"
adalah...
a) Kaum yang beriman
b) Pengikut Nabi Isa
c) Keluarga Imran
d) Pemilik Kitab
28. Potongan ayat "Qul yaa ahlal kitaab"
ditujukan kepada...
a) Umat Islam saja
b) Kaum Musyrikin Mekkah
c) Kaum Yahudi dan Nasrani
d) Seluruh penduduk dunia
29. Perintah "Qul" di awal ayat 64
ditujukan kepada...
a) Malaikat Jibril
b) Nabi Muhammad SAW
c) Nabi Isa AS
d) Nabi Musa AS
30. Apa yang dimaksud dengan "Kalimatun
Sawaa'"?
a) Kalimat yang panjang
b) Perdebatan yang sengit
c) Kalimat/titik temu yang sama dan adil
d) Perbedaan pendapat
31. Poin pertama dalam "Kalimatun Sawaa'"
yang diajak oleh Allah adalah...
a) Saling menghormati suku
b) Tidak menyembah selain Allah
c) Bersatu dalam urusan politik
d) Membagi harta kekayaan
32. Selain tidak menyembah selain Allah, syarat
lain dalam "Kalimatun Sawaa'" adalah...
a) Tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun
b) Tidak bekerja pada hari sabtu
c) Tidak makan daging hewan
d) Membangun tempat ibadah yang sama
33. Potongan ayat "...wa laa yattakhidza
ba'dhunaa ba'dhan arbaabam min duunillaah" melarang manusia untuk...
a) Berdagang dengan sesama manusia
b) Meminta tolong kepada sesama manusia
c) Menjadikan satu sama lain sebagai tuhan
selain Allah
d) Belajar dari guru atau ulama
34. Apa sikap yang diperintahkan jika Ahli Kitab
"berpaling" (tawallaw) dari ajakan tauhid?
a) Memusuhi mereka secara fisik
b) Meminta mereka bersaksi bahwa kita adalah
orang Muslim
c) Mengikuti keyakinan mereka
d) Berhenti berdakwah selamanya
35. Kata "Muslimun" dalam akhir ayat 64
memiliki arti...
a) Orang-orang yang berserah diri (kepada
Allah)
b) Orang-orang yang selamat
c) Orang-orang yang pandai
d) Orang-orang yang kuat
36. Mengapa manusia dilarang menjadikan sesamanya
sebagai "Arbaab" (tuhan-tuhan)?
a) Karena manusia tidak bisa bicara
b) Karena kedudukan manusia sama sebagai
makhluk, hanya Allah sang Khalik
c) Karena manusia pasti akan mati
d) Karena manusia terlalu sibuk
37. "Ahlal Kitaab" disebut demikian
karena mereka...
a) Suka membaca buku sejarah
b) Telah diberikan kitab suci (Taurat dan
Injil) sebelum Al-Qur'an
c) Menulis kitab suci mereka sendiri
d) Mengoleksi banyak buku di perpustakaan
38. Ayat 64 surah Ali Imran mengajarkan metode
dakwah melalui...
a) Peperangan
b) Paksaan dan ancaman
c) Dialog dan mencari titik temu (persamaan)
d) Pemberian materi dan hadiah
39. Inti dari ajakan Nabi Muhammad kepada Ahli
Kitab dalam ayat ini adalah...
a) Mengajak mereka pindah ke Madinah
b) Mengajak mereka berdagang
c) Mengajak kembali kepada kemurnian Tauhid
d) Mengajak mereka menulis kitab baru
40. Apa yang dimaksud dengan "tidak
mempersekutukan Allah dengan sesuatu pun"?
a) Tidak memberikan hak ibadah kepada selain
Allah
b) Tidak mau berteman dengan orang lain
c) Tidak percaya pada adanya malaikat
d) Tidak menggunakan teknologi modern
41. Prinsip "Saksi bahwa kami Muslim"
menunjukkan sikap...
a) Kesombongan diri
b) Ketegasan dalam identitas keimanan
c) Ketakutan terhadap lawan bicara
d) Ketidakpedulian terhadap hasil dialog
42. Ayat ini (Ali Imran: 64) sering digunakan
sebagai dasar dalam...
a) Hukum waris
b) Etika dialog antar umat beragama
c) Tata cara shalat berjamaah
d) Hukum zakat mal
43. Kata "Ta'aalaw" dalam ayat tersebut
bermakna...
a) Pergilah kalian
b) Diamlah kalian
c) Marilah/kemarilah kalian
d) Berpikirlah kalian
44. Manakah di bawah ini yang termasuk contoh
"menjadikan sesama manusia sebagai tuhan"?
a) Menghormati guru dan orang tua
b) Mengikuti perintah pemimpin yang jelas-jelas
melanggar aturan Allah
c) Meminta nasihat kepada ulama
d) Bekerja sama dengan teman dalam kebaikan
45. Persamaan antara Al-Baqarah 256 dan Ali Imran
64 adalah keduanya membahas tentang...
a) Kewajiban haji
b) Hubungan dengan penganut keyakinan lain
c) Tata cara berwudhu
d) Keutamaan bulan Ramadhan
46. Apa pelajaran yang bisa diambil dari kata
"Sawaa'" (adil/sama)?
a) Islam mengedepankan keadilan dalam
berinteraksi
b) Semua orang harus memiliki harta yang sama
c) Tidak ada perbedaan antara surga dan neraka
d) Semua kitab suci isinya sama persis sekarang
47. Sikap Muslim jika ajakan baiknya ditolak
adalah...
a) Memaksa sampai diterima
b) Merasa gagal dan putus asa
c) Tetap istiqamah dan menunjukkan identitas
keislaman dengan baik
d) Mengutuk orang yang menolak
48. Mengapa dialog sangat penting dalam keragaman
agama menurut ayat ini?
a) Untuk menunjukkan siapa yang paling kuat
b) Untuk meminimalkan konflik dan menemukan
kesepahaman dasar (Tauhid)
c) Untuk menghapus semua perbedaan agama
d) Untuk saling mengejek keyakinan
49. Dalam ayat 64, "Muslimun" diletakkan
di akhir sebagai penegas bahwa...
a) Islam adalah agama yang sulit
b) Puncak dari semua ajaran nabi adalah
berserah diri kepada Allah
c) Umat Islam tidak butuh orang lain
d) Ahli kitab harus dihukum
50. Cara menerapkan ayat Ali Imran 64 di lingkungan
sekolah adalah...
a) Memaksa teman non-muslim ikut shalat
b) Berdiskusi dengan santun mengenai perbedaan
tanpa merendahkan
c) Tidak mau bicara dengan teman yang beda
agama
d) Membuat kelompok eksklusif hanya untuk penganut satu agama
Untuk menjawab soal secara interaktif KLIK DISINI
Download Dokumen naskah soal dalam format PDF KLIK DISINI
Download Dokumen naskah soal dalam format Microsoft Office Word KLIK DISINI